Catatan comex 2009
Communication expo telah usai dengan segala kurang dan lebihnya. Banyak hal sebenarnya yang dapat kita ambil pelajaran ketika communication expo berjalan, baik sebelum maupun sesudahnya. Communication expo pada periode ini merupakan acara tahunan komunikasi yang bisa dibilang paling kacau konsepnya. Baik dari segi acara maupun segi kualitas. Communication Expo bisa dibilang perwujutan dari sikap (ngatok) atau menjilat dari seorang mahasiswa yang terlalu vokal dan ingin dipuji. Tanpa melihat kapasitasnya yang sebenarnya nol besar.
Hampir bisa dipastikan semua directur di acara itu merasa muak dengan tingkah lakunya. hampir semua anak komunikasi menyadari bahwa kehadiran dia disana hanya sesuatu yang berbau busuk. Hanya dia yang bermulut besar dan pengobral omong kosong. Aku merasa geli melihat sikapnya. Sikap dari seorang yang bermuka dua.
Pernah pada suatu malam Citra (pak RT) si ketum himakom memojokkan dia ketika comex menjelang satu minggu. Aku merasa geli melihat dirinya. Wajahnya merah karena malu. Dia benar-benar tak dapat lagi berbicara dan menyampaikan argumennya. Aku bisa paham mengapa RT begitu marah dengannya. Dari tiga divisi yang ada di comex : film, pameran dan musik, hanya tim musik yang tak mendapatkan dana dan tak punya itikat baik untuk berusaha menutupi kekurangan dana dengan ke seponsor atau mencari alternatif lain dengan meminta sumbangan. Dia merasa tenang karena semua dana yang kurang ditanggung oleh seluruh panitia comex dengan sumbangan.
Jelas saja direktur film dan pameran tak bisa menerima hal ini, juga panitia yang lain. Hal ini dikarenakan karena meraka merasa telah berusaha dengan susah payah tapi tim musik hanya ongkang-ongkang dan tak bekerja. Tapi menjelang pameran dia tak mendapatkan dana lantas mengatas namakan tim comex. Pernah suatu ketika aku melihat muka citra merah padam ketika rapat persiapan comex di kosan Frida. Dirut tim musik menyatakan kalau dia merasa dipojokkan teman-temannya dan merasa kegagalan comex adalah hanya karena tim musik. Dirut dari tim musik menyatakan bahwa dirinya siap mundur dari pameran bila teman-temannya masih seperti itu.
Kemudian tanggapan yang diberikan RT atas pernyataan dirut tim musik adalah datar saja. Aku terus terang kecewa dengan jawabannya yang meyatakan kalau tim musik adalah bagian dari comex, sehingga apapun kekurangan dari tim musik – menyangkut dana dan segala macamnya adalah tanggung jawab bersama. Dari situ aku dapat melihat bilamana dirut tim musik merasa mendapat angin segar atas apa yang terjadi.
Kalau sebenarnya kesalahan dari comex tahun ini adalah bagaimana pengaturan konsep yang terlalu muluk-muluk dari orang yang tak tahu malu. Selain itu kekacauannya juga berawal dari konsep yang diajukan oleh tim musik yang mengadakan acara comex di CITO Surabaya, kemudian pindah lagi karena dirasa tidak mampu. Kemudian dari tim musik ngotot untuk mengundang bintangtamu J-Rock.
Kemudian ketika tim musik mengalami kebuntuan dan terhambat masalah dana, barulah saling adu domba diantara tim musik mulai berjalan. Ketika pada suatu ketika di warung Mak Sum dirut tim musik di sidang oleh teman-teman SMT 4 – dirut tim musik berkilah bahwa J-Rock bukan merupakan konsep dari dia – melainkan dari anak buahnya dalam hal hal ini yang menjadi sasaran adalah Ade Yudha.
Kemudian yang paling menggelikan dari kelakuan dirut musik adalah ketika si RT memojokkan dia. Lantas dia bagai tikus got yang juga menjilat si RT dan menyajikan argumen seolah-olah meminta dikasihanin dan hendak mengatakan ini bukan kesalahan dia. Tapi yang paling menjijikkan adalah ketika si RT tidak ada, ia menjelek-jelekkan si RT dan ketupelnya (Gani) tidak becus.
Dan semoga saja dosen dari mata kuliah ini benar-benar tahu siapa yang patut diberikan phunishment. Itu juga kalau Pak J tak termakan hasutannya.
Yang paling diharapkan dari catatan ini adalah semeoga ha ini tak terulang di comex yang selanjutnya.
Max-Nomdeplume
Kamis, 28 Mei 2009
Rabu, 22 April 2009
no tittle
Malam itu dua manusia, mengalami kejenuhan hidup lalu keduanya iseng sms yang isinya
Malam sepi di luar ramai…bunyi angin!!
Lagu jam beker klik..klik…
Ada gemuruh dari jendela
Mau hujan !!
Basah ..bukan tanahnya tapi hatinya, hatinya menangis lalu jatuh di mata !!
Aku iba lihat hidupnya palsu jauh dari tenang tapi sunyi
Dia kesepian
Aku bisa jadi kawan tapi dia malu
(Thinot, terinspirasi dari gembleh)
Lalu sms balasanpun di terima
Hatinya gelisah tapi tenang matanya
Ingin lari tapi seperti merangkak..
Dia hidup tapi tubuhnya mati
Suaranya redup seperti jangkrik hudupnya ramai
Di lintasi kesunyian yang membobol hatinya
(Nana, terinspirasi dari kegelisahannya)
Diapun kembali membalasnya
Gemuruh itu datang dari hati
Aliran itu datang dari emosi
Luapan itu mengalir dari mulut gak bisa lebih dahsyat lagi..
Kekuatannya habis terkikis rindu …merengek!!
Rindu it terus merengek pada bibir
Tapi tak satu kata terdengar padanya
(Thinot, terinspirasi oleh kangenband, maksudnya kangen)
Tut…tut….sms di terima bunyinya:
Pikiran itu tidak terluapkan
Tiap kedipku 1,2,3 terselip
Tapi yang paling menangis adalah kebisuannya
Yang tiap kali merenggut kebisuaanku, diamku, senyumku
Selalu ingin melihat saat gambar lainnya ada
(Nana, terinspirasi oleh putus asanya)
Uswatun hasanah
Malam sepi di luar ramai…bunyi angin!!
Lagu jam beker klik..klik…
Ada gemuruh dari jendela
Mau hujan !!
Basah ..bukan tanahnya tapi hatinya, hatinya menangis lalu jatuh di mata !!
Aku iba lihat hidupnya palsu jauh dari tenang tapi sunyi
Dia kesepian
Aku bisa jadi kawan tapi dia malu
(Thinot, terinspirasi dari gembleh)
Lalu sms balasanpun di terima
Hatinya gelisah tapi tenang matanya
Ingin lari tapi seperti merangkak..
Dia hidup tapi tubuhnya mati
Suaranya redup seperti jangkrik hudupnya ramai
Di lintasi kesunyian yang membobol hatinya
(Nana, terinspirasi dari kegelisahannya)
Diapun kembali membalasnya
Gemuruh itu datang dari hati
Aliran itu datang dari emosi
Luapan itu mengalir dari mulut gak bisa lebih dahsyat lagi..
Kekuatannya habis terkikis rindu …merengek!!
Rindu it terus merengek pada bibir
Tapi tak satu kata terdengar padanya
(Thinot, terinspirasi oleh kangenband, maksudnya kangen)
Tut…tut….sms di terima bunyinya:
Pikiran itu tidak terluapkan
Tiap kedipku 1,2,3 terselip
Tapi yang paling menangis adalah kebisuannya
Yang tiap kali merenggut kebisuaanku, diamku, senyumku
Selalu ingin melihat saat gambar lainnya ada
(Nana, terinspirasi oleh putus asanya)
Uswatun hasanah
Sabtu, 18 April 2009
Madura 'Yahudi' Indonesia?
Baru kemarin saya dapat ungkapan yang begitumengerikan tentang Madura dari teman saya. “Yahudi dunia itu Israel. Tapi Yahudi Indnesia itu madura” pembicaraan ini saya dapatkan dari perbincangan santai di warung kopi seusai kuliah. Terus terang saya tertegun untuk mencerna ungkapan yang begitu radikal ini.
Kemudian ketka saya masih dalam kebimbangan. Lantas saya mencoba untuk membuka blog komunikasi. Saya menemukan hal yang sama dan juga membuat saya tergetar. Kali ini ungkapannya muncul dari semarang. Juga senafas. “Yahudi dunia adalah Israel. Tapi yahudi Indonesia adalah Madura”.
Saya menadi curiga tentang statemen ini. Jangan-jangan telah menjadi sebuah kosmos yang tak mugkin lagi untuk di hentikan. Apa benar Madura itu seperti apa yang selama ini dibayangkan oleh orang lain. Apa benar madura merupakan lambang dari keserakahan Indonesia?
Kalu menurut teman saya. Alasan yang mendasari ugkapannya – yang menyatakan kalau madura adalah yahudinya Indonesia – karena keserakahan orang madura sama dengan orang Israel. Kemudian perampasan tanah milik orang lain dengan se enak sendiri merupakan hal yang amat biasa di sini. Terus terang aku meragukan apa yang dikataannya. Aku tak pernah menjumpai hal-hal yang dikatakannya lewat di depan mataku sendiri. Kalaupun kau melihatnya langsung. Akupun aka berpikir ribuan kali untuk membenarkan apa yang dikatakannya. Pasalnya tidak adil menilai sebuah kelompok masyarakat dari kacamata hidup kita yang jauh dari kebenaran. Dan tidak pantas kita menyatakan adanya kesamaan antara Israel yang bagsat itu dengan Madura. Hal ini bukan karena saya tinggal dan kuliah di Madura.
Bagi saya hal yang membentuk dunia ini ada dua hal. Baik, buruk. Hitam dan putih. Positif dan negatif. Karena dua kutub itu yang akan menyeimbangkan kehidupan di dunia ini. Hanya kebaikan yang ada di dunia ini, maka hidup akan terkesan mudah. Tidak ada yang dapat menguji seberapa persen dia menjadi manusia. Begitu juga hanya keburukan saja isi dunia ini. Maka tidak akan ada yang namanya kemanusiaan. Dan tentang kebaikan dan keburukan seperti kata FX Rudi Gunawan. Manusia itu pada dasarnya baik. Atau paling tidak ada sedikit kebaikan yang menyertainya. Dan sebaliknya manusia itu pada dasarnya buruk, hanya saja bagaimana dia memperjuangkan kebaikan di dalam dirinya.
Saya kurang sepakat dengan ungkapan diatas karena tidak baik menilai madura tanpa dasar seperti itu. Saya sendiri bukan orang Madura karena saya orang Surabaya. Saya tidak pernah percaya akan simbol-simbol. Baik itu Madura, Jawa, Batak, Dani dan semua suku di Indonesia. Aku tudak pernah melihat itu semua. Aku hanya percaya kepada kebaikan dan humanisme. Begitu pula dengan pandangan hidupku yang juga diajarkan oleh kawanku Amir yang juga orang Madura. Bahwa saya tak pernah salut (kagum) pada orang pinter atau orang kaya. Aku hanya salut sama orang baik.
Dimanapun kita berpijak akan selalu ada orang jahat. Selalu ada iblis yang menyerupai manusia. Dan aku percaya. Di manapun kita berada – pasti ada iblis. Disurga sekalipun. Entah di Jawa, entah di Madura. Begitu juga sebaliknya. Pasti ada kebaikan dan malaikat di pelacuran sekalipun.
Aku tak pernah mengindahkan lelucon yang bernafas perpecahan. Tapi aku akan mengukir ugkapan ugapan yang bernafaskan kebaikan. Seperti yang di ungkapkan temanku bahwa dunia itu tak lebih besar dari bijinya salak. Dekatkan mata kita ke biji salak itu maka kita akan temui sekitar menjadi gelap gulita. Tapi ironisnya kita menjadi begitu buas, serakah dengan sesuatu yang tak lebih dari biji salak.
Kemudian ungkapan bila menungso iku akeh, tapi wong iku titik. Mergo sajatine menungso iku manunggaling roso(orang itu banyak tapi manusia itu sedikit karena manusia adalah perwujutan dan penyatuan rasa). Ya. Akan selalu kau ingat ungkapan kebaikan yang memotifasi kita untuk menjadi manusia. Sosok yang bisa memadukan antara akal dengan hati. Sosok yang bisa berbicara dengan hati. Bukan dengan kepentingan. Untuk itu dari hati aku bicara bahwa jangan kita mengkafir kan orang lantas meyahudikan kelompok. Atau jangan-jangan kita adalah intel dari yahudi. Manusia yang sembilan puluh sembilan persen Yahudi.
Citra Dara Vresti T
16 April 09
Kemudian ketka saya masih dalam kebimbangan. Lantas saya mencoba untuk membuka blog komunikasi. Saya menemukan hal yang sama dan juga membuat saya tergetar. Kali ini ungkapannya muncul dari semarang. Juga senafas. “Yahudi dunia adalah Israel. Tapi yahudi Indonesia adalah Madura”.
Saya menadi curiga tentang statemen ini. Jangan-jangan telah menjadi sebuah kosmos yang tak mugkin lagi untuk di hentikan. Apa benar Madura itu seperti apa yang selama ini dibayangkan oleh orang lain. Apa benar madura merupakan lambang dari keserakahan Indonesia?
Kalu menurut teman saya. Alasan yang mendasari ugkapannya – yang menyatakan kalau madura adalah yahudinya Indonesia – karena keserakahan orang madura sama dengan orang Israel. Kemudian perampasan tanah milik orang lain dengan se enak sendiri merupakan hal yang amat biasa di sini. Terus terang aku meragukan apa yang dikataannya. Aku tak pernah menjumpai hal-hal yang dikatakannya lewat di depan mataku sendiri. Kalaupun kau melihatnya langsung. Akupun aka berpikir ribuan kali untuk membenarkan apa yang dikatakannya. Pasalnya tidak adil menilai sebuah kelompok masyarakat dari kacamata hidup kita yang jauh dari kebenaran. Dan tidak pantas kita menyatakan adanya kesamaan antara Israel yang bagsat itu dengan Madura. Hal ini bukan karena saya tinggal dan kuliah di Madura.
Bagi saya hal yang membentuk dunia ini ada dua hal. Baik, buruk. Hitam dan putih. Positif dan negatif. Karena dua kutub itu yang akan menyeimbangkan kehidupan di dunia ini. Hanya kebaikan yang ada di dunia ini, maka hidup akan terkesan mudah. Tidak ada yang dapat menguji seberapa persen dia menjadi manusia. Begitu juga hanya keburukan saja isi dunia ini. Maka tidak akan ada yang namanya kemanusiaan. Dan tentang kebaikan dan keburukan seperti kata FX Rudi Gunawan. Manusia itu pada dasarnya baik. Atau paling tidak ada sedikit kebaikan yang menyertainya. Dan sebaliknya manusia itu pada dasarnya buruk, hanya saja bagaimana dia memperjuangkan kebaikan di dalam dirinya.
Saya kurang sepakat dengan ungkapan diatas karena tidak baik menilai madura tanpa dasar seperti itu. Saya sendiri bukan orang Madura karena saya orang Surabaya. Saya tidak pernah percaya akan simbol-simbol. Baik itu Madura, Jawa, Batak, Dani dan semua suku di Indonesia. Aku tudak pernah melihat itu semua. Aku hanya percaya kepada kebaikan dan humanisme. Begitu pula dengan pandangan hidupku yang juga diajarkan oleh kawanku Amir yang juga orang Madura. Bahwa saya tak pernah salut (kagum) pada orang pinter atau orang kaya. Aku hanya salut sama orang baik.
Dimanapun kita berpijak akan selalu ada orang jahat. Selalu ada iblis yang menyerupai manusia. Dan aku percaya. Di manapun kita berada – pasti ada iblis. Disurga sekalipun. Entah di Jawa, entah di Madura. Begitu juga sebaliknya. Pasti ada kebaikan dan malaikat di pelacuran sekalipun.
Aku tak pernah mengindahkan lelucon yang bernafas perpecahan. Tapi aku akan mengukir ugkapan ugapan yang bernafaskan kebaikan. Seperti yang di ungkapkan temanku bahwa dunia itu tak lebih besar dari bijinya salak. Dekatkan mata kita ke biji salak itu maka kita akan temui sekitar menjadi gelap gulita. Tapi ironisnya kita menjadi begitu buas, serakah dengan sesuatu yang tak lebih dari biji salak.
Kemudian ungkapan bila menungso iku akeh, tapi wong iku titik. Mergo sajatine menungso iku manunggaling roso(orang itu banyak tapi manusia itu sedikit karena manusia adalah perwujutan dan penyatuan rasa). Ya. Akan selalu kau ingat ungkapan kebaikan yang memotifasi kita untuk menjadi manusia. Sosok yang bisa memadukan antara akal dengan hati. Sosok yang bisa berbicara dengan hati. Bukan dengan kepentingan. Untuk itu dari hati aku bicara bahwa jangan kita mengkafir kan orang lantas meyahudikan kelompok. Atau jangan-jangan kita adalah intel dari yahudi. Manusia yang sembilan puluh sembilan persen Yahudi.
Citra Dara Vresti T
16 April 09
Minggu, 05 April 2009
Proposal Penelitian
prposal penelitian
PROPOSAL PENELITIAN (Contoh)
BAB I : PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Bagian ini berisi penjelasan mengenai mengapa masalah yang dikemukakan dalam usulan penelitian ini dipandang menarik, penting dan perlu diteliti. Juga berisi lletak masalah yang akan diteliti dalam konteks permasalahan yang lebih besar/luas, serta peranan ini dalam pemecahan masalah yang lebih besar tersebut. Pada bagian ini juga memperhatikan unsure keaslian penelitian.
2. Rumusan Masalah.
Rumusan masalah adalah rumusan yang spesifik berupa pertanyaan atau pernyataan penelitian dan bilamana perlu sebelumnya dibuat identifikasi masalah yang akan diteliti.
3. Tujuan Penelitian.
Dalam bagian ini berisi rumusan tentang tujuan umum dan atau tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian
4. Manfaat Penelitian.
Berisi manfaat hasil penelitian, baik dalam pengembangan teori maupun aplikasi.
5. Hiposkripsi Penelitian/asumsi (jika ada)
Hiposkripsi penelitian merupakan pertanyaan singkat tentang hubungan antar dua variable atau lebih, dirimiskan secara operasional dan bisa diuji secara empiris.
1.6 Tinjauan Kepustakaan
1. Tinjauan tentang hasil-hasil penelitian terdahulu atau hal-hal lain yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.
2. Landasan teoritik yang merupakan pedoman dalam pemecahan masalah dan rumusan masalah penelitian dalam landasa teoritik, peneliti tidak hanya menrangkai teori, tetapi juga mendiskusikan teori da megambil keputusan toeri yang mana yang dipakai dalam penelitian.
3. 1.7 Metode Penelitian
1.7.1Kerangka Konseptual
Berisi tentang definisi konsep penelitian yang akan dilaksanakan. Merupakan gambaran tentang pola hubungan konsep-konsep yang diturunkan dari suatu teori, dimana dalam kerangka konsep ini terlihat hubungan dua variable.
2. Kerangka Operasional
Berisi tentang operasioanalisasi dari variable penelitian. Dalam penelitian ini melakukan identifikasi indicator-indikator variable sehingga dapat diukur secara empiris.
3. Tipe Penelitian
Bagian ini mengemukakan tipe penelitian yang akan dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan yaitu untuk menemukan pengetahuan tentang suatu fenomena (Taxonomical) ataukah bertujuan untuk menemukan teori-teori suatu ilmu (Theoritical). Bagian ini mengemukakan metode apa yang dipilih misalnya survey ataukah studi kasus.
4. Objek penelitian atau sumber data (kualititatif)
Berisi uraian secara rinci mengenai objek yag dikaji dalam penelitian (untuk penelitian kuantitatif digunaka istilah populasi dan sample). Sumber data dapat berupa teks sastra lisan, novel atau teks lama pada bidag sastra, atau teks karangan siswa, teks wacana, da lain-lain pada bidang bahasa.
5. Teknik Pengumpulan Data
Bagian ini mengemukakan metode dan instrumen apa yang digunakan peneliti untuk pengumpulan data guna memperoleh fakta-fakta yang diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian. Untuk itu harus ada penyesuaian antara masalah yang hendak dipecahkan dengan metode pengumpulan data yang akan dikumpulkan.
6. Rencana Metode Analisis Data
Bagian ini mengemukakan metode analsis data yang akan digunakan peneliti untuk memecahkan masalah penelitian yang sudah ditetapkan. Analisis data disesuaika teori yang digunakan.
# LAMPIRAN
1. Daftar Pustaka
2. Instrumen (kuesioner) penelitian seperti misalnya kuesioner penelitian
Arif Mustofa
Ilmu Komunikasi angkatan '07
Universitas Trunojoyo
PROPOSAL PENELITIAN (Contoh)
BAB I : PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Bagian ini berisi penjelasan mengenai mengapa masalah yang dikemukakan dalam usulan penelitian ini dipandang menarik, penting dan perlu diteliti. Juga berisi lletak masalah yang akan diteliti dalam konteks permasalahan yang lebih besar/luas, serta peranan ini dalam pemecahan masalah yang lebih besar tersebut. Pada bagian ini juga memperhatikan unsure keaslian penelitian.
2. Rumusan Masalah.
Rumusan masalah adalah rumusan yang spesifik berupa pertanyaan atau pernyataan penelitian dan bilamana perlu sebelumnya dibuat identifikasi masalah yang akan diteliti.
3. Tujuan Penelitian.
Dalam bagian ini berisi rumusan tentang tujuan umum dan atau tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian
4. Manfaat Penelitian.
Berisi manfaat hasil penelitian, baik dalam pengembangan teori maupun aplikasi.
5. Hiposkripsi Penelitian/asumsi (jika ada)
Hiposkripsi penelitian merupakan pertanyaan singkat tentang hubungan antar dua variable atau lebih, dirimiskan secara operasional dan bisa diuji secara empiris.
1.6 Tinjauan Kepustakaan
1. Tinjauan tentang hasil-hasil penelitian terdahulu atau hal-hal lain yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.
2. Landasan teoritik yang merupakan pedoman dalam pemecahan masalah dan rumusan masalah penelitian dalam landasa teoritik, peneliti tidak hanya menrangkai teori, tetapi juga mendiskusikan teori da megambil keputusan toeri yang mana yang dipakai dalam penelitian.
3. 1.7 Metode Penelitian
1.7.1Kerangka Konseptual
Berisi tentang definisi konsep penelitian yang akan dilaksanakan. Merupakan gambaran tentang pola hubungan konsep-konsep yang diturunkan dari suatu teori, dimana dalam kerangka konsep ini terlihat hubungan dua variable.
2. Kerangka Operasional
Berisi tentang operasioanalisasi dari variable penelitian. Dalam penelitian ini melakukan identifikasi indicator-indikator variable sehingga dapat diukur secara empiris.
3. Tipe Penelitian
Bagian ini mengemukakan tipe penelitian yang akan dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan yaitu untuk menemukan pengetahuan tentang suatu fenomena (Taxonomical) ataukah bertujuan untuk menemukan teori-teori suatu ilmu (Theoritical). Bagian ini mengemukakan metode apa yang dipilih misalnya survey ataukah studi kasus.
4. Objek penelitian atau sumber data (kualititatif)
Berisi uraian secara rinci mengenai objek yag dikaji dalam penelitian (untuk penelitian kuantitatif digunaka istilah populasi dan sample). Sumber data dapat berupa teks sastra lisan, novel atau teks lama pada bidag sastra, atau teks karangan siswa, teks wacana, da lain-lain pada bidang bahasa.
5. Teknik Pengumpulan Data
Bagian ini mengemukakan metode dan instrumen apa yang digunakan peneliti untuk pengumpulan data guna memperoleh fakta-fakta yang diperlukan untuk mencapai tujuan penelitian. Untuk itu harus ada penyesuaian antara masalah yang hendak dipecahkan dengan metode pengumpulan data yang akan dikumpulkan.
6. Rencana Metode Analisis Data
Bagian ini mengemukakan metode analsis data yang akan digunakan peneliti untuk memecahkan masalah penelitian yang sudah ditetapkan. Analisis data disesuaika teori yang digunakan.
# LAMPIRAN
1. Daftar Pustaka
2. Instrumen (kuesioner) penelitian seperti misalnya kuesioner penelitian
Arif Mustofa
Ilmu Komunikasi angkatan '07
Universitas Trunojoyo
Rabu, 01 April 2009
max nomdeplume - blogger komunikasi misterius
waktu aku seluncur di internet aku menemukan blog misterius dan ada statemen menarik nih dari blog misterius yang mengaku anak komunikasi unijoyo, tapi tulisannnya mengandung nada kebencian di dalamnnya. kalo nggak salah namannya max nom deplume. mau tau tulisannnya:
"Mari kita selaku warga dunia. Sudah sepatutnya kita enyahkan berbagaimacaam ketidaak adilan dan segala sesuatu yang membelenggu kita dalam jurang kebodohan. mulai sekarang dan dari tempat kita. dan sekaraang aku akan menyuarakan ketidakbenaran yang terjadi di dalam tubuh komunikasi dan juga tubuh FISIB unijoyo. karena aku tidak ingin di dalam tempat tinggalku terdapat caacing2 yang merongrong komunikasi dan FISIB unijoyo. pendek kata aku dendam kepada para punggawa FISIB dan orang kounikasi tapi merongrong fisib. hancurkan ketidak adilan sekarang juga. salam radikal".
max nomdeplum
tulisan di atas adalah cuplikan dari tulisan max nom deplume.
gimana nih tanggapan kita sebagai mahasiswa komunikasi menanggapi tulisan yang seperti ini. untuk lebih dalam mengenai tulisan max. kalian klik aja di sini
minta komentarnya donk...
Abd. Qadir Sastro
070131100001
"Mari kita selaku warga dunia. Sudah sepatutnya kita enyahkan berbagaimacaam ketidaak adilan dan segala sesuatu yang membelenggu kita dalam jurang kebodohan. mulai sekarang dan dari tempat kita. dan sekaraang aku akan menyuarakan ketidakbenaran yang terjadi di dalam tubuh komunikasi dan juga tubuh FISIB unijoyo. karena aku tidak ingin di dalam tempat tinggalku terdapat caacing2 yang merongrong komunikasi dan FISIB unijoyo. pendek kata aku dendam kepada para punggawa FISIB dan orang kounikasi tapi merongrong fisib. hancurkan ketidak adilan sekarang juga. salam radikal".
max nomdeplum
tulisan di atas adalah cuplikan dari tulisan max nom deplume.
gimana nih tanggapan kita sebagai mahasiswa komunikasi menanggapi tulisan yang seperti ini. untuk lebih dalam mengenai tulisan max. kalian klik aja di sini
minta komentarnya donk...
Abd. Qadir Sastro
070131100001
Kamis, 26 Maret 2009
Serba Serbi Cinematography
Nah..kali ini kita akan membahas tentang sinematografi atau yang sering disebut sebagai dunia per-film-an. Bagi teman-teman yang suka and gila banget ama yang namanya dunia film, disini nih kita beber abis tentang tata cara pembutan film hingga tuntas tas tas tas…..eheheheheheh kepanjangan ya..
Sebelum kita melangkah lebih jauh, awal and awal sekali kita harus tau bahwa dalam dunia film itu terbagi dalam tiga bagian…pra produksi, produksi dan pasca produksi. Penting banget untuk mengetahui ketiga hal tersebut, sebab ketiga hal tersebut harus dipahami dan dilakukan dengan baik. Ya pastinya ingin dapat gambar yang baik.
PRA PRODUKSI
Dalam bagian ini, kita harus mempersiapkan naskah film atau yang sering disebut dengan scenario. Apa itu scenario? Sebelum membhas tentang penulisa sekenario, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu tentang prinsip bahasa film, camera angle dan gerakan kamera, dan cara penyampaian informasi…wah banyak ya.
1.. prinsip bahasa film
a. gambar; sebagai sarana utama yang terdiri dari:
-setting,
-Property
-Cahaya (untuk memberikan suasana tertentu)
b. suara; sebagai sarana penunjang yang terdiri:
-dialog,
-sound effect
-ilustrasi musik
2. camera angle dan gerakan kamera
camera angle dan gerakan kamera merupakan petunjuk teknis yang perlu diketahui oleh penulis scenario. Tujuannya, pembaca—sutradara—dapat mengungkap informasi dalam scenario dengan tepat sehingga efek yang diharapkan juga tepat.
a. camera angle
sebuah adegan bisa direkam oleh kamera dengan berbagai sudut pengambilan gambar. Tiap sudut (angle) memiliki maksud tertentu. Ditinjau dari tinggi rendahnya kamera terhadap obyek yang akan direkam sudut pengambilan gambar umumnuya terbagi dalam tiga kelompok yaitu hight angle, low angle, dan eye level.
1. hight angle
untuk mendapat posisi high angle, tempatkan posisi kamera lebih tinggi dari obyek, biasanya ini digunakan untuk menunjukkan superioritas atau dominasi seoerang tokoh atas tokoh lainnya.
2. low angle
adalah kebalikan dari high angle, umumnya memberi kesan lemah, tak berdaya atau kekaguman atas obyek atau tokoh lain. Dalam kontek ruang, high-low angle ini menunjukkan tinggi rendahnya posisi tokoh berada.
3. eye level
eye level adalah posisi kamera sejajar dengan mata sang tokoh dalam gambar yang kita rekam.
b. Gerakan kamera
Agar gambar dalam talk show kita tampak variatif sehingga menjadi lebih enak ditonton, kita dapat menggunakan gerakan kemerma. Untuk kamera handycam ada dua maca gerakan yaitu pan dan tilt. Variasi lain yang bisa ktia gunakan adalah zoom, track in/track out, dan follow through.
1.. pan
pan adalah gerakan kamera dengan poros horizontal ke kanan dank e kiri.
2. tilt
tilt adalah gerakan kemera dengan poros vertical ke atas atau ke bawah.
3. zoom
zoom adalah gerakan shot dengan menggunakan fasilitas yang ada di kamera, yang membuat sebuah obyek long shot (jarak jauh) menjadi close up (zoom in) atau sebaliknya, jarak yang dekat menjadi jauh (zoom out).
4. track in/track out
adalah gerakan kamera menjauhi atau mendekati obyek. Berbeda dengan zoom, gerakan ini dibantu oleh kereata pendorong atau dolly.
5. follow trough
follow trough ini adalah gerakan kamera dengan mengikuti obyek bergerak. Berbeda dengan panning, gerakan ini dilakukan dengan cara kamera ikut bergerak searah dengan gerakan obyek.
PENULISAN SKENARIO
Langkah-langkah dalam penulisan scenario mencakup penentuan tema, penulisan basic story, synopsis, treatment dan scenario.
1. penentuan tema : tema merupakan pokok pikiran yang adipakai sebagia dasar cerita. Dalam satu kalimat yang jernih pengertiannya, tema harus menjelaskan film ini tentang siapa yang bagaimana.
2. basic story : merupakan akar dari struktur cerita. Basic story menjadi pegangan bagi penulis dalam mengembangkan cerita, meskipun ditulis dengan sata ringkas dan padat, basic story harus mangandung : tempat dan periode terjadinya cerita, tokoh utama dan tokoh penting lainnya, konflik, manajemen konflik, diskripsi ringkas perekembangan utama dari plot dan klimaks dan penyelesaian problem.
3. synopsis : sisnopsis berisi ikhtisar dari cerita yang dimuat semua data dan informasi yang diperlukan oleh ceirta tersebut untuk dikemas menjadi filme menurut panjang yang diperlukan. Loleh karena itu, hal-hal di bawah ini dalah synopsis harus jelas: jalur dan isi cerita, semua ketergantungan, motive, kehendak dan tujuan. Semua hambatan dan cara penyelesaiannya, kareakteristik tokoh-tokoh yang terllibat, karaketeristik tempat dan waktu kejadian. Serta pokok2 pembicaraan.
4. treatment : sebelum isis yang termuat dalam synopsis dipindahkan menjadi scenario, perlu dibuata sketsa dahulu. Sketsa inilah yang disebut treatment. Jadi, bisa dikatakan treatment adalah kerangka scenario. Tugas utama dalam treatment adalah memubuat sketsa penataan konstruksi dramatic. Dalam bentuk sketsa ini, kita akan lebih mudah memindah-mindah letak urutan kejadian agar betul-betul tepat.
Penuturan dalam treatment merupakan penuturan filmis, maka urutan kalimat sudah merupakan urutan garis besar kejadiannya dalam film nanti.
5. scenario : scenario merupakan blue print dari pembuatan sebuah film, naskah ini harus jelas mempunyai kesanggupan untuk memberikan gambaran yang jeals dan efektif tentang bagaimana yang ingin disampaikan itu menjelma menjadi film.
a. penuturan filmis : diskripsi dlam scenario adalah untuk memancing citra sinematografis para pembaca. Urutan kalimat dalam kejadian, sudah merupaklan urutan kejadian yang bakal muncul dalam film. Penggunaan kata harus efisien.
b. Scene : deskripsi yang disampaikan dikelompokkan dalam scene. Dlam satu scenen hanya memuat peristiwa yang berlangsung padasuatu tempat dan waktu tertentu.
c. Informasi gambar dan suara terpisah
d. Petunjuk teknis.
cukup disini dulu lah....nanti kita terusin lagi..
abdul gani
semester 4
070131100002
Sebelum kita melangkah lebih jauh, awal and awal sekali kita harus tau bahwa dalam dunia film itu terbagi dalam tiga bagian…pra produksi, produksi dan pasca produksi. Penting banget untuk mengetahui ketiga hal tersebut, sebab ketiga hal tersebut harus dipahami dan dilakukan dengan baik. Ya pastinya ingin dapat gambar yang baik.
PRA PRODUKSI
Dalam bagian ini, kita harus mempersiapkan naskah film atau yang sering disebut dengan scenario. Apa itu scenario? Sebelum membhas tentang penulisa sekenario, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu tentang prinsip bahasa film, camera angle dan gerakan kamera, dan cara penyampaian informasi…wah banyak ya.
1.. prinsip bahasa film
a. gambar; sebagai sarana utama yang terdiri dari:
-setting,
-Property
-Cahaya (untuk memberikan suasana tertentu)
b. suara; sebagai sarana penunjang yang terdiri:
-dialog,
-sound effect
-ilustrasi musik
2. camera angle dan gerakan kamera
camera angle dan gerakan kamera merupakan petunjuk teknis yang perlu diketahui oleh penulis scenario. Tujuannya, pembaca—sutradara—dapat mengungkap informasi dalam scenario dengan tepat sehingga efek yang diharapkan juga tepat.
a. camera angle
sebuah adegan bisa direkam oleh kamera dengan berbagai sudut pengambilan gambar. Tiap sudut (angle) memiliki maksud tertentu. Ditinjau dari tinggi rendahnya kamera terhadap obyek yang akan direkam sudut pengambilan gambar umumnuya terbagi dalam tiga kelompok yaitu hight angle, low angle, dan eye level.
1. hight angle
untuk mendapat posisi high angle, tempatkan posisi kamera lebih tinggi dari obyek, biasanya ini digunakan untuk menunjukkan superioritas atau dominasi seoerang tokoh atas tokoh lainnya.
2. low angle
adalah kebalikan dari high angle, umumnya memberi kesan lemah, tak berdaya atau kekaguman atas obyek atau tokoh lain. Dalam kontek ruang, high-low angle ini menunjukkan tinggi rendahnya posisi tokoh berada.
3. eye level
eye level adalah posisi kamera sejajar dengan mata sang tokoh dalam gambar yang kita rekam.
b. Gerakan kamera
Agar gambar dalam talk show kita tampak variatif sehingga menjadi lebih enak ditonton, kita dapat menggunakan gerakan kemerma. Untuk kamera handycam ada dua maca gerakan yaitu pan dan tilt. Variasi lain yang bisa ktia gunakan adalah zoom, track in/track out, dan follow through.
1.. pan
pan adalah gerakan kamera dengan poros horizontal ke kanan dank e kiri.
2. tilt
tilt adalah gerakan kemera dengan poros vertical ke atas atau ke bawah.
3. zoom
zoom adalah gerakan shot dengan menggunakan fasilitas yang ada di kamera, yang membuat sebuah obyek long shot (jarak jauh) menjadi close up (zoom in) atau sebaliknya, jarak yang dekat menjadi jauh (zoom out).
4. track in/track out
adalah gerakan kamera menjauhi atau mendekati obyek. Berbeda dengan zoom, gerakan ini dibantu oleh kereata pendorong atau dolly.
5. follow trough
follow trough ini adalah gerakan kamera dengan mengikuti obyek bergerak. Berbeda dengan panning, gerakan ini dilakukan dengan cara kamera ikut bergerak searah dengan gerakan obyek.
PENULISAN SKENARIO
Langkah-langkah dalam penulisan scenario mencakup penentuan tema, penulisan basic story, synopsis, treatment dan scenario.
1. penentuan tema : tema merupakan pokok pikiran yang adipakai sebagia dasar cerita. Dalam satu kalimat yang jernih pengertiannya, tema harus menjelaskan film ini tentang siapa yang bagaimana.
2. basic story : merupakan akar dari struktur cerita. Basic story menjadi pegangan bagi penulis dalam mengembangkan cerita, meskipun ditulis dengan sata ringkas dan padat, basic story harus mangandung : tempat dan periode terjadinya cerita, tokoh utama dan tokoh penting lainnya, konflik, manajemen konflik, diskripsi ringkas perekembangan utama dari plot dan klimaks dan penyelesaian problem.
3. synopsis : sisnopsis berisi ikhtisar dari cerita yang dimuat semua data dan informasi yang diperlukan oleh ceirta tersebut untuk dikemas menjadi filme menurut panjang yang diperlukan. Loleh karena itu, hal-hal di bawah ini dalah synopsis harus jelas: jalur dan isi cerita, semua ketergantungan, motive, kehendak dan tujuan. Semua hambatan dan cara penyelesaiannya, kareakteristik tokoh-tokoh yang terllibat, karaketeristik tempat dan waktu kejadian. Serta pokok2 pembicaraan.
4. treatment : sebelum isis yang termuat dalam synopsis dipindahkan menjadi scenario, perlu dibuata sketsa dahulu. Sketsa inilah yang disebut treatment. Jadi, bisa dikatakan treatment adalah kerangka scenario. Tugas utama dalam treatment adalah memubuat sketsa penataan konstruksi dramatic. Dalam bentuk sketsa ini, kita akan lebih mudah memindah-mindah letak urutan kejadian agar betul-betul tepat.
Penuturan dalam treatment merupakan penuturan filmis, maka urutan kalimat sudah merupakan urutan garis besar kejadiannya dalam film nanti.
5. scenario : scenario merupakan blue print dari pembuatan sebuah film, naskah ini harus jelas mempunyai kesanggupan untuk memberikan gambaran yang jeals dan efektif tentang bagaimana yang ingin disampaikan itu menjelma menjadi film.
a. penuturan filmis : diskripsi dlam scenario adalah untuk memancing citra sinematografis para pembaca. Urutan kalimat dalam kejadian, sudah merupaklan urutan kejadian yang bakal muncul dalam film. Penggunaan kata harus efisien.
b. Scene : deskripsi yang disampaikan dikelompokkan dalam scene. Dlam satu scenen hanya memuat peristiwa yang berlangsung padasuatu tempat dan waktu tertentu.
c. Informasi gambar dan suara terpisah
d. Petunjuk teknis.
cukup disini dulu lah....nanti kita terusin lagi..
abdul gani
semester 4
070131100002
Jumat, 13 Maret 2009
congrutulations
Selamat bagi pemilik tulisan “PENGERTIAN FOTOGRAFI” karya saudara Arif mustofa dan “GANG DOLLY N GANG TEXAS UNIJOYO..AH..IH..UH” karya saudara citra dara v t. (hehehe karya sendiri).
Merupakan tulisan paling banyak dibaca oleh pengunjung. Untuk itu mari kita menghasilkan tulisan-tulisaan yang banyaak dibutuhkan orang lain, selain itu merupakan bukti eksisensi jutusan komuniksi unijoyo yang menambah refrensi di dunia blog.
Hadiah menyusul dan honorariumnya ngutang dulu yach….
Selamat. Daan teruslah berkarya.
ttd OP
Merupakan tulisan paling banyak dibaca oleh pengunjung. Untuk itu mari kita menghasilkan tulisan-tulisaan yang banyaak dibutuhkan orang lain, selain itu merupakan bukti eksisensi jutusan komuniksi unijoyo yang menambah refrensi di dunia blog.
Hadiah menyusul dan honorariumnya ngutang dulu yach….
Selamat. Daan teruslah berkarya.
ttd OP