Pages

Kamis, 26 Maret 2009

Serba Serbi Cinematography

Nah..kali ini kita akan membahas tentang sinematografi atau yang sering disebut sebagai dunia per-film-an. Bagi teman-teman yang suka and gila banget ama yang namanya dunia film, disini nih kita beber abis tentang tata cara pembutan film hingga tuntas tas tas tas…..eheheheheheh kepanjangan ya..
Sebelum kita melangkah lebih jauh, awal and awal sekali kita harus tau bahwa dalam dunia film itu terbagi dalam tiga bagian…pra produksi, produksi dan pasca produksi. Penting banget untuk mengetahui ketiga hal tersebut, sebab ketiga hal tersebut harus dipahami dan dilakukan dengan baik. Ya pastinya ingin dapat gambar yang baik.

PRA PRODUKSI

Dalam bagian ini, kita harus mempersiapkan naskah film atau yang sering disebut dengan scenario. Apa itu scenario? Sebelum membhas tentang penulisa sekenario, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu tentang prinsip bahasa film, camera angle dan gerakan kamera, dan cara penyampaian informasi…wah banyak ya.
1.. prinsip bahasa film
a. gambar; sebagai sarana utama yang terdiri dari:
-setting,
-Property
-Cahaya (untuk memberikan suasana tertentu)

b. suara; sebagai sarana penunjang yang terdiri:
-dialog,
-sound effect
-ilustrasi musik

2. camera angle dan gerakan kamera
camera angle dan gerakan kamera merupakan petunjuk teknis yang perlu diketahui oleh penulis scenario. Tujuannya, pembaca—sutradara—dapat mengungkap informasi dalam scenario dengan tepat sehingga efek yang diharapkan juga tepat.
a. camera angle
sebuah adegan bisa direkam oleh kamera dengan berbagai sudut pengambilan gambar. Tiap sudut (angle) memiliki maksud tertentu. Ditinjau dari tinggi rendahnya kamera terhadap obyek yang akan direkam sudut pengambilan gambar umumnuya terbagi dalam tiga kelompok yaitu hight angle, low angle, dan eye level.
1. hight angle
untuk mendapat posisi high angle, tempatkan posisi kamera lebih tinggi dari obyek, biasanya ini digunakan untuk menunjukkan superioritas atau dominasi seoerang tokoh atas tokoh lainnya.
2. low angle
adalah kebalikan dari high angle, umumnya memberi kesan lemah, tak berdaya atau kekaguman atas obyek atau tokoh lain. Dalam kontek ruang, high-low angle ini menunjukkan tinggi rendahnya posisi tokoh berada.

3. eye level
eye level adalah posisi kamera sejajar dengan mata sang tokoh dalam gambar yang kita rekam.

b. Gerakan kamera
Agar gambar dalam talk show kita tampak variatif sehingga menjadi lebih enak ditonton, kita dapat menggunakan gerakan kemerma. Untuk kamera handycam ada dua maca gerakan yaitu pan dan tilt. Variasi lain yang bisa ktia gunakan adalah zoom, track in/track out, dan follow through.
1.. pan
pan adalah gerakan kamera dengan poros horizontal ke kanan dank e kiri.
2. tilt
tilt adalah gerakan kemera dengan poros vertical ke atas atau ke bawah.
3. zoom
zoom adalah gerakan shot dengan menggunakan fasilitas yang ada di kamera, yang membuat sebuah obyek long shot (jarak jauh) menjadi close up (zoom in) atau sebaliknya, jarak yang dekat menjadi jauh (zoom out).
4. track in/track out
adalah gerakan kamera menjauhi atau mendekati obyek. Berbeda dengan zoom, gerakan ini dibantu oleh kereata pendorong atau dolly.
5. follow trough
follow trough ini adalah gerakan kamera dengan mengikuti obyek bergerak. Berbeda dengan panning, gerakan ini dilakukan dengan cara kamera ikut bergerak searah dengan gerakan obyek.

PENULISAN SKENARIO

Langkah-langkah dalam penulisan scenario mencakup penentuan tema, penulisan basic story, synopsis, treatment dan scenario.
1. penentuan tema : tema merupakan pokok pikiran yang adipakai sebagia dasar cerita. Dalam satu kalimat yang jernih pengertiannya, tema harus menjelaskan film ini tentang siapa yang bagaimana.
2. basic story : merupakan akar dari struktur cerita. Basic story menjadi pegangan bagi penulis dalam mengembangkan cerita, meskipun ditulis dengan sata ringkas dan padat, basic story harus mangandung : tempat dan periode terjadinya cerita, tokoh utama dan tokoh penting lainnya, konflik, manajemen konflik, diskripsi ringkas perekembangan utama dari plot dan klimaks dan penyelesaian problem.
3. synopsis : sisnopsis berisi ikhtisar dari cerita yang dimuat semua data dan informasi yang diperlukan oleh ceirta tersebut untuk dikemas menjadi filme menurut panjang yang diperlukan. Loleh karena itu, hal-hal di bawah ini dalah synopsis harus jelas: jalur dan isi cerita, semua ketergantungan, motive, kehendak dan tujuan. Semua hambatan dan cara penyelesaiannya, kareakteristik tokoh-tokoh yang terllibat, karaketeristik tempat dan waktu kejadian. Serta pokok2 pembicaraan.
4. treatment : sebelum isis yang termuat dalam synopsis dipindahkan menjadi scenario, perlu dibuata sketsa dahulu. Sketsa inilah yang disebut treatment. Jadi, bisa dikatakan treatment adalah kerangka scenario. Tugas utama dalam treatment adalah memubuat sketsa penataan konstruksi dramatic. Dalam bentuk sketsa ini, kita akan lebih mudah memindah-mindah letak urutan kejadian agar betul-betul tepat.
Penuturan dalam treatment merupakan penuturan filmis, maka urutan kalimat sudah merupakan urutan garis besar kejadiannya dalam film nanti.
5. scenario : scenario merupakan blue print dari pembuatan sebuah film, naskah ini harus jelas mempunyai kesanggupan untuk memberikan gambaran yang jeals dan efektif tentang bagaimana yang ingin disampaikan itu menjelma menjadi film.
a. penuturan filmis : diskripsi dlam scenario adalah untuk memancing citra sinematografis para pembaca. Urutan kalimat dalam kejadian, sudah merupaklan urutan kejadian yang bakal muncul dalam film. Penggunaan kata harus efisien.
b. Scene : deskripsi yang disampaikan dikelompokkan dalam scene. Dlam satu scenen hanya memuat peristiwa yang berlangsung padasuatu tempat dan waktu tertentu.
c. Informasi gambar dan suara terpisah
d. Petunjuk teknis.


cukup disini dulu lah....nanti kita terusin lagi..
abdul gani
semester 4
070131100002

Jumat, 13 Maret 2009

congrutulations

Selamat bagi pemilik tulisan “PENGERTIAN FOTOGRAFI” karya saudara Arif mustofa dan “GANG DOLLY N GANG TEXAS UNIJOYO..AH..IH..UH” karya saudara citra dara v t. (hehehe karya sendiri).

Merupakan tulisan paling banyak dibaca oleh pengunjung. Untuk itu mari kita menghasilkan tulisan-tulisaan yang banyaak dibutuhkan orang lain, selain itu merupakan bukti eksisensi jutusan komuniksi unijoyo yang menambah refrensi di dunia blog.


Hadiah menyusul dan honorariumnya ngutang dulu yach….


Selamat. Daan teruslah berkarya.


ttd OP

Sabtu, 31 Januari 2009


hello kawan. eh ya aku mau nanya neh, btw ada yang punya komunitas ga neh? ya misalnya kaya komunitas sastra - dimana di dalamnya sangat poensial untuk dijadikan media penampung kreasi sastra - khususnya anak komunikasi. ya kalau ada sih kamu bisa ajak temen2 untuk gabung di sana. masalahnya tuh remaja sekarang tuh harus di arahin untuk ada di komunitas yang bener n gak asal asalan.

eh ya btw aku ada komunitas lo yang sekiranya, bagi kita yang doyan nulis puisi atau cerpen bisa gabung di sini loh. ntar bakalan di komen hasil karya kamu n bukan ga mungkin hal ini yang akan bikin tulisan kamu semakin berbobot.

di sini neh salah satu tempa aku mangkalin tulisanku. klik aja..

eh ya ntar kalau u pengen ngirim n promosiin tempat mangkalnya tulisan kamu u bisa kirim di email komunikasi


komunikasi.malam@gmail.com


n jangan lupa sertain link (tautan)nya sekalian atau alamat tulisan kamu contoh

http://www.penulisbegok.com/


ato nunjukin tulisan kamu di website itu.



http://www.kemudian.com/user/rori_malam


atau

http://www.penulisbegok.com/user/citra ganteng sekali

sekian dulu pemberitahuan kali ini

salam manis


citra dara

Selasa, 27 Januari 2009

TIPS HEMAT ALA ANAK KOS BLOK TELANG


* Cari warung yang paling murah, dan Gede porsinya.
* Jarang-jarang aja kalo mau buang air besar.
*
Sedia balsam selalu, ketika lapar tinggal oles
*
waktu kantong kering nebeng teman, makan, rokok, minum.
*
masak mie terus dikosan, sampe wajahe kayak mie instant.
*
Pilih teman ato cari pacar yang lumayan tajir, jadi makan bisa dibayarin.
*
Gak usah sooping segala.
*
Kalo makan sehari cukup satu kali aja, itung-itung diet biar langsing.
* Puasa tiap hari, jangan cuma senin ama kamis aja, sekalian tambah pahala.
* Kalo makan diWarung gak usah minum yang mahal-mahal cukup air mineral aja kan lebih sehat. kalo gak tau air mineral ya...air putih (AENG PUTTE).

Segitu dulu yah.... tips-tipsnya, semoga bermanfaat.......AMIEN.



arief mustofa(jonegoro)/SMT 3/

Sabtu, 17 Januari 2009

Gang dolly n texas Unijoyo: ah..ih..uh

Temanku barusan mendapat berita penting dari temannya yang kuliah di Universitas di berbagai penjuru: Jogya, malang, unesa dan mungkin banyak lagi. Tapi terlewatkan karena beberapa hal. Terus terang hal ini membuat saya menjadi semakin bangga mendengar berita yang menghebohkan (bagi saya pribadi) perihal kampus kami tercinta. Sekalipun pada akhirnya agak sedikit tersenyum kecut atas realita ini.

Kita tahu untuk menjadi terkenal memang membutuhkan semacam pelecut nama, istilah kerennya sensasi. Dari sinilah kita akan di ekspose, kemudian dikenal lantas nama melejit – soal sensasi yang baik atau buruk itu urusan nanti – yang penting adalah bagaimana bisa terkenal itu yang utama. Ya setidaknya bisa sedikit meringankan beban humas Unijoyo dalam hal promosi – sekalipun di kalangan calon mahasiswa hidung belang. Tapi bagi saya perlu saya garis bawahi disini adalah masalah sensasi ini bukan karya dari dalam jajaran rektorat, dekanat sampai di tataran jurusan untuk melejitkan nama Unijoyo di dunia luar. Dan sekali lagi ini hanya parodi yang lahir dari mahasiswa Unijoyo sendiri dan kabetulan realitas ini menjadi hiburan bagi saya selepas stess karena tugas dari jurusan komunikasi.

Kembali lagi ke masalah melejitnya nama Unijoyo di kampus-kampus lain. Terus terang saya tertegun dan kaget, ketika teman saya mengatakan bahwasannya kampus kita terkenal. Saya begitu antusias mendengarkan – apa mungkin Unijoyo kini mendapat prestasi akademik di luar hingga mengalahkan Unair, Brawijaya dan UGM. Atau mungkin UI misalnya. Saya begitu tak sabar mendengar kelanjutan cerita teman saya.

Di benak saya waktu itu adalah Unijoyo terkanal insan akademiknya disamping Unijoyo yang terkenal sebagai kampus perjuangan. Saya pasti menitikkan air mata bila mana itu benar terjadi. Apalagi itu di mata kampus yang namanya tak bisa diremehkan. Dan setelah teman saya menceritakan kelanjutan ceritanya, saya menjadi amat tertegun dan sedikit nyengir. “Bagaimana tidak. Di unijoyo terkenal ada nama gang dolly n gang texasnya” lanjutnya sambil tertawa ngakak. “Dasar mahasiswa komunikasi gendeng. Berita kayak gitu kog ngakak”. Dan kemudian saya memafhumi. Kalau tak seperti itu bukan komunikasi namanya.

Ya Tuhan apalagi cobaanmu ini. Kampusku terkenal memiliki lingkungan kos mahasiswa yang bernama gang dolly dan gang texas. Kabarnya gang dolly dan gang texas du jadikan sebuah simbol hedonisme yang ada di lingkungan kampus Unijoyo.

Batapa saya tidak mengelus dada. Realita semacam itu menjadi bahan perbincangan dan sesuatu yang lux bagi mahasiswa universitas gede itu. Sekalipun kita ketahui bersama bahwasannya semua kampus yang menertawakan kita pasti juga memiliki realita semacam ini juga di kampusnya. Hanya saja perbedaannya, kita lebih senang berlari dengan menunjukkan boroknya kita. Apa memang ini yang menjadi budaya di kampus yang terletak di pulau garam ini. Dan kalau memang bener, ya sudah sekalian saja kita rusak-rusak sekalian. Tak perlu lah kita menutup-nutupi kebusukan kita kalau nyatanya memang sudah tercium baunya. Bisa dibilang hedonisme-hedonisme aja, tak perlulah kita ngomong perjuangan, agama, dan moral kalau nyatanya pelacuran di kampung sendiri kita menutup mata. Sekalipun saya tahu bahwa realita ah ih uh ah ih uh yes no di gang dolly dan gang texas bukan merupakan cerminan dari keseluruhan masyrakat unijoyo. Tapi paling tidak mewakili lah.

Tapi yang mengherankan adalah fenomena semacam itu merupakan hal yang biasa di kalangan mahasiswa Unijoyo sendiri. Kemudian lahirnya parodi ini kalau saya lihat telah lahir dari pikiran kreatif dari para pecandu warung kopi dan rokok itu sendiri. Dan kalau kita tanya apa yang membuat mereka menamainya (gang dolly dan gang texas) hingga kini bisa sampai terdengar di kampus yang nun jauh di sana. Lantas dimana kebanggaan dari para aktivisnya yang ngomong ngalor ngidul masalah negeri ini dengan mulut berbusa di depan orang banyak tapi resletingnya terbuka lantas kelaminnya keluar. Ngomong masalah nasionalisme, agama, negara, perjuangan, tapi memperjuangkan hal yang di depan mata saja kita malas.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apa realitas melejitnya nama Unijoyo ini memang sengaja di banggakan dan di sebarkan oleh para mahasiswa unijoyo sendiri, atau memang sudah menjadi takdir tuhan? Atau mungkin ini sebuah lecutan agar pihak intern kampus lebih kreatif dalam melejitkan nama Unijoyo di dunia luar. Dan lecutan untuk para mahasiswa, agar lebih bisa menjual sesuatu yang mungkin dapat lebih di banggakan, ketimbang oleh realita gang dolly dan gang texas.

Inikah wajah Unijoyo. Sebuah kampus yang mahasiswanya meletakkan masalah sex tak lagi di sebuah ritus suci pelaminan dan ranjang pengantin. Tapi kemudian mengesernya menjadi hal remeh yang bisa dilakukan dimanapun. Dan bebas pula. Kemudian dimana sisi religiusitas dari pulau Madura itu sendiri. Yang menjadikan sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh kampus lain – ya setidaknya meskipun kalah di bidang yang akademik, setidaknya religiusitas mahasiswanya bisa nomor satu lah – atau mungkin perjuangannya yang kabar burugnya mulai melempem. Dan ternoda urusan duid.

Lantas di tempat mana lagi kita akan menyembunyikan wajah kita. Di lipatan bantal tempat kita tidur, buku, organisasi eksternal, atau di lipatan BRA kekasih kita yang kita telanjangi di kos. Sudah macetkah daya dari mesin kreatifitas mahasiswa di Unijoyo? Jawaban itu sudah tidak perlu kita bawa ke Mama Lauren. Tapi dengan kita mengamati unijoyo dari dekat sekali. Dimana mata kita akan silau dengan tragedi dan berbagai hal ironi yang ada di dalamnya.

Mungkin yang dapat saya kemukakan adalah bagai mana kita mulai dongkrak nama kampus perjuangan ini dari perjuagan yang paling kecil hingga lebih besar. Tak perlu lah kita meletakkan perjuangan rakyat sebagai masalah nomor 1 tapi nyatanya perjuangan membentuk nama baik kampus di jadikan urusan nomor duaratus tiga puluh sembilan.

Citra Dara Vresti T

Rabu, 14 Januari 2009

PENGERTIAN FOTOGRAFI


Dalam kamus bahasa Indonesia pengertian fotografi adalah seni atau proses penghasilan gambar dan cahaya pada film. Pendek kata, penjabaran dari fotografi itu tak lain berarti "menulis atau melukis dengan cahaya".

Kata Fotografi diambil dari Yunani yaitu kata Fotos yang berarti sinar atau cahaya, dan Grafos yang bararti gambar. Dalam seni rupa, fotografi adalah proses pembuatan lukisan dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.
Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Pada umumnya semua hasil karya fotografi dikerjakan dengan kamera, dan kebanyakan kamera memiliki cara kerja yang sama dengan cara kerja mata manusia. Seperti halnya mata, kamera memiliki lensa, dan mengambil pantulan cahaya terhadap suatu objek dan menjadi sebuah image. Tetapi, sebuah kamera dapat merekam sebuah image kedalam sebuah film dan hasilny tidak hanya bisa dibuat permanen tetapi dapat pula diperbanyak, dan diperlihatkan kepada orang lain. Sedangkan mata, hanya dapat merekam image kedalam memori otak dan tidak bisa dilihat secara langsung kepada orang lain.

JENIS-JENIS KAMERA BERDASARKAN SISTEM KERJANYA

Kamera Analog

Adalah salah satu kategori kamera yangdalam tehnik pengambilan gambarnya, masih menggunakan film seluloid. Film seluloid ini mempunyai tiga buah elemen dasar, yaitu elemen optikal yang berupa berbagai macam lensa, elemen kimia berupafilm seluloid itu sendiri, serta elemen mekanik yang berupa badan dari kamera itu sendiri. Selain itu, kamera analog membutuhkan bukaan diafragma 1/f detik, sehingga cahaya yang ditangkap, bisa diterimaoleh film tersebut menjadisebuah gambar.

Di dalam kehidupan masyarakat, kamera analog ini biasanya lebih akrab dengan sebutan kamera film. Hal ini disebabkan karena penggunaan film pada kamera tersebut, sebagai media perekam atau penyimpanannya. Film tersebut juga biasa dikenal dengan sebutan klise atau negatif.

Kamera Digital

Kamera digital merupakan jenis kamera, yang proses pengambilan gambarnya dilakukan secara digital, dengan media perekam/penyimpanan berupa memory (flash). Untuk beberapa jenis kamera digital, ada pula yang dapat digunakan untuk merekam suara.

Pada kamera digital ini, penggunaan eleman kimia telah digantikan dengan elemen chips. Elemen chips tersebut dapat berupa CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor), atau dapat juga berupa CCD (Charge Couple Device). CCD maupun CMOS inilah, yang akan mengatur kepekaan pencahayaannya. CCD maupun CEMOS juga telah menjadi "film digital", pada kamera-kamera moderen yang beredar saat ini.

Meskipun sensor chip CEMOS maupun CCD mempunyai fungsi yang sama, yaitu untuk mengonversi cahaya menjadi elektron-elektron sehingga mnejadi gambar-gambar digital, namun diantara keduanya memiliki beberapa perbedaan, yaitu:

· Tingkat kepekaan CEMOS lebih rendah, karena terdapat beberapa transistor yang saling berdekatan pada setiap pixel.

· Sensor CCD dapat menghasilkan gambar yang berkwalitas tinggi, dengan noise yang rendah (low-noise). Sedangkan sensor CEMOS memiliki lebih besar kemungkinan untuk noise.

· Sensor CEMOS, umumnya menggunakan baterai atausumber daya listrik yang lebih kecil/sedikit.

· Sensor CCD menggunakan listrik yang lebih besar, kurang lebih seratus kali lebih besar daripada sensor CEMOS.

· Sensor CCD telah diproduksi masal dalam jangka waktu yang lama, sehingga lebih matang. Kwalitasnya lebih tinggi dan lebih banyak pixelnya.

· Chip CEMOS dapat diproduksi secara mikroprosesor yang umum, sehingga lebih murah jika dibandingkan dengan sensor CCD.

Pengkategorian Kamera Digital

Kamera digital ini kemudian dapat dikelompokkan lagi menjadi beberapa kategori, yaitu Video Cameras, Live-preview Digital Cameras, Compact Digital Cameras, Digital Single Lens Reflex Cameras, Digital Rangefinders, Profesional Modular Digital Camera System, dan Line-scan Camera System.

1) Video Cameras

Video camera merupakan sejenis kamera yang dapat merekam bayangan bergerak.

Professional Video Camera adalah Video camera yang memiliki sensor bayangan yang beragam, yang dapat meningkatkan resolusi dan tingkatan warnanya. Jenis kamera digital ini, biasanya dapat ditemukan pada studio-studio televisi.

Camcorder, merupakan perlengkapan elektronik yang mudah dibawa, yang berfungsi untuk merekam bayangan bergerak dan suara, pada media penyimpanan internal. Unutk membantu pengoperasiannya, maka camcorder ini dilengkapi dengan kamera video (video camera), dan biasanya disertai dengan perekam kaset video.

Webcams, adalah kamera digital (biasanya berupa kamera berukuran kecil) yang di pasangkan pada komputer. Dengan webcam ini, bayangan dapat di akses melalui Instant messaging, World Wide Web, atau juga melalui aplikasi konferansi video melalui komputer pribadi. Webcam dapat menangkap semua gerakan dengan baik, dan pada beberapa jenis webcam juga dilengkapi dengan microphone atau zoom.

2) Live-preview Digital Cameras

Ini merupakan jenis kamera digital yang menggunakan tampilan (bayangan digital) secara langsung melalui sebuah layar elektronik. Layar yang digunakan dapat berupa LCD (liquid crystal display), atau sebuah EVF (electronic viewfinder).

3) Compact Digital Cameras

Kamera ini didisain dengan ukuran yang kecil dan mudah dibawa, untuk ukuran yang paling kecil biasa dikenal dengan sebutan subcompact. Compact camera biasanya sangat mudah digunakan, dan pada kamera ini biasanya bayangan hanya dapat direkam menggunakan lossy JPEG compression. JPEG adalah kepanjangan dari Joint Photographic Expert Group, yang merupakan metode yang biasa digunakan dalam kompresi bayangan fotografi.

4) Digital Single Lens Reflex Cameras (DSLRs)

DSLRs ini biasa di gunakan oleh para photographer profesional, serta oelh orang-orang memiliki antusias tinggi dalam foto. Kamera ini memiliki optik bagian luar, sehingga dapat menggunakan lensa yang dapat ditukar-tukar, serta asesoris yang beragam. Kamera ini juga mampu memproduksi bayangan dengan resolusi tingkat tinggi.

5) Digital Rangefinder

Digital Rangefinder Camera adalah sebuah kamera digital yang dilengkapi dengan Rangefinder, yaitu perangkat kamera yang digunakan untuk mengukur jarak dari photographer ke objek yang menjadi target, untuk menetapkan titik fokusnya.

6) Professional Modular Digital Camera System

Ini merupakan jenis kamera digital yang terdiri atas perangkat profesional berkwalitas tinggi, yang dapat disusun dari komponen-komponen modular, seperti winders, grips, lenses, dan sebagainya. Kamera-kamera jenis ini banyak sekali digunakan pada studio-studio, untuk keperluan produksi periklanan. Kamera ini sulit untuk dibawa, karena ukuranya yang sangat besar dan bentuknya yang kaku. Hal itu juga menyebabkan jenis kamera ini jarang sekali digunakan dalam aktivitas fotografi yang banyak membutuhkan gerakan, serta dalam fotografi di alam terbuka.

7) Line Scan Camera System

Line-scan camera adalah sebuah kamera yang terdiri atas sebuah line-scan (jalur scan) image sensor chip, dan sebuah mekanisme pengatur titik fokus. Image sensor adalah sebuah perangkat yang merubah bayangan visual menjadi sebuah sinyal elektrik.

Dari wonk ganteng sak komunikasi!!!!

ARIF MUSTOFA

jonegoro/semester3 NRP.070131100XXX

Minggu, 11 Januari 2009

PERANG KOMUNIKASI SEBAGAI JURUSAN MULTIFUNGSI


Lahirnya Jurusan baru di badan universitas trunojoyo ini telah memberikan andil besar terhadap perkembangan era komunikasi yang semain hari semakin berkembang sangat pesat. Karena dengan lahirnya komunikasi banyak yang diperoleh hasil yang rill. Misalnya lahirnya mahasiswa embrional yang bisa meningkatkan jaringan stake holder antara pihak universitas dan pihak instansi maupun perusahan. Tidak hanya itu, mahasiswa yang lahir dari jurusan ilmu komunikasi ini merupakan salah satu produk nyata yang nisa memback up segala kepentingan kampus. Contoh : jika terdapat even kita tidak perlu mengundan MC (master ceremorni) dari luar.bahkan MC dari ilmu komunikasi sekarang bisa menjadi bagian ujung tombak Djarun jikala terdapat event.

Kemudian jurusan yang lahir 06 Juni 2006 ini juga mampu memberikan hasil yang nyata baik dikalangan universitas maupun Fakultas. Jurusan ini sebelum resmi berpisah dengan fakultas hukum jurusan ini telah memberikan cacatan baik selama di fakultas tersebut. Seperti pengadaan radio kabel. Dengan radio tersebut mahasiswa yang sedang nyantai dan bersenda gurau di pelataran fakultas bisa menikmati lantunan musik dari radio kabel tersebut. Sekitar dua tahu jurusan ini berada dibawah naungan fakultas hukum. Saat ini komunikasi resmi terpisah dengan fakultas yang sebelumnya menjadi fakultas ilmu sosial dan budaya (FISIB).

Tidak hanya itu jurusan ini tetap eksis dengan berbagai kegiatan yang sangat spektakuler. Tercatat beberapa bulan yang lalu jurusan ini mengadakan pameran design grafis dimana pada saat acara berlangsung mendapatkan perhatian khusus dari berbagai kalangan. Saat ini komunikasi meski berusia sangat dini namun eksistensi di semua bidang mampu mengkofer mahasiswa Unijoyo yang siap berlaga di era multidimensi ini.

Keberadaan komunikasi di FISIB merupakan backround dari ketiga jurusan yang berada di fakultas tersebut. Mengapa demikian? Alasannya adalahjurusan ini tidak bisa dimasukkan atau di lihat dari satu sudut tertentu melainkan multiaspek. Oleh karena itu komunikasi itu sendiri harus bisa menjadi salah satu jurusan yang mampu menghubungkan dan menguasai dari berbagai disiplin ilmu.

Meski demikian komunikasi tidak pernah mengitervensi berbagai kepentingan diantara kedua jurusan tersebut. Karena prinsip komunikasi adalah ”Berkarnya” . kenyamanan,keterbukaan, kemandirian dan persatuan dan kesatuan merupakan visi yang harus dijunjung tinggi guna eningkatkan kualitas mahasiswa yang militan. Rasanya kurang afdol jika kita tidak menyelami ilmu komunikasi secara mendalam. Karena dalam ilmu komunikasi tersimpan misteri-misteri yang bisa melahirkan mahasiswa yang spektakuler. Misalnya : seorang Bung Karno banyak di teladani oleh berbagai kalangan karena retoroka berpidato, Hitler menjadi tokoh yang ditakutkan semua manusia di zaman itu juga karena cara berkomunikas,bahkan Barrac Husein Obama saat ini menjadi presiden Amerika dengan perolehan suara yang sangat di luar dugaan itu juga karena komunikasi yang baik.

Oleh karena itu berbanggalah FISIB Universitas Trunooyo memiliki jurusan ini. Dan bahagialah mahasiswa komunikasi serta teman-teman jurusan lain berteman dengan anak komunikasi. Karena kami optimis cepet atau lambat Unijoyo itu sendiri akan mengalami puncak kejayaannya. Dan kita seluruh mahasiswa Unijoyo khususnya di fakultas FISIB kami adalah saudara senasib seperjuangan di kampus perjuangan ini. Karena tanpa kita semua universitas trunojoyo yang sering dipandang sebelah mata oleh berbagai pihak tidak ada apa-apanya oke guys semangat bro.

By. Fachrur Rozi/SMT 3

Jurusan Ilmu Komunikasi

 
Powered by Blogger