Pages

Sabtu, 18 April 2009

Madura 'Yahudi' Indonesia?

Baru kemarin saya dapat ungkapan yang begitumengerikan tentang Madura dari teman saya. “Yahudi dunia itu Israel. Tapi Yahudi Indnesia itu madura” pembicaraan ini saya dapatkan dari perbincangan santai di warung kopi seusai kuliah. Terus terang saya tertegun untuk mencerna ungkapan yang begitu radikal ini.
Kemudian ketka saya masih dalam kebimbangan. Lantas saya mencoba untuk membuka blog komunikasi. Saya menemukan hal yang sama dan juga membuat saya tergetar. Kali ini ungkapannya muncul dari semarang. Juga senafas. “Yahudi dunia adalah Israel. Tapi yahudi Indonesia adalah Madura”.
Saya menadi curiga tentang statemen ini. Jangan-jangan telah menjadi sebuah kosmos yang tak mugkin lagi untuk di hentikan. Apa benar Madura itu seperti apa yang selama ini dibayangkan oleh orang lain. Apa benar madura merupakan lambang dari keserakahan Indonesia?
Kalu menurut teman saya. Alasan yang mendasari ugkapannya – yang menyatakan kalau madura adalah yahudinya Indonesia – karena keserakahan orang madura sama dengan orang Israel. Kemudian perampasan tanah milik orang lain dengan se enak sendiri merupakan hal yang amat biasa di sini. Terus terang aku meragukan apa yang dikataannya. Aku tak pernah menjumpai hal-hal yang dikatakannya lewat di depan mataku sendiri. Kalaupun kau melihatnya langsung. Akupun aka berpikir ribuan kali untuk membenarkan apa yang dikatakannya. Pasalnya tidak adil menilai sebuah kelompok masyarakat dari kacamata hidup kita yang jauh dari kebenaran. Dan tidak pantas kita menyatakan adanya kesamaan antara Israel yang bagsat itu dengan Madura. Hal ini bukan karena saya tinggal dan kuliah di Madura.
Bagi saya hal yang membentuk dunia ini ada dua hal. Baik, buruk. Hitam dan putih. Positif dan negatif. Karena dua kutub itu yang akan menyeimbangkan kehidupan di dunia ini. Hanya kebaikan yang ada di dunia ini, maka hidup akan terkesan mudah. Tidak ada yang dapat menguji seberapa persen dia menjadi manusia. Begitu juga hanya keburukan saja isi dunia ini. Maka tidak akan ada yang namanya kemanusiaan. Dan tentang kebaikan dan keburukan seperti kata FX Rudi Gunawan. Manusia itu pada dasarnya baik. Atau paling tidak ada sedikit kebaikan yang menyertainya. Dan sebaliknya manusia itu pada dasarnya buruk, hanya saja bagaimana dia memperjuangkan kebaikan di dalam dirinya.
Saya kurang sepakat dengan ungkapan diatas karena tidak baik menilai madura tanpa dasar seperti itu. Saya sendiri bukan orang Madura karena saya orang Surabaya. Saya tidak pernah percaya akan simbol-simbol. Baik itu Madura, Jawa, Batak, Dani dan semua suku di Indonesia. Aku tudak pernah melihat itu semua. Aku hanya percaya kepada kebaikan dan humanisme. Begitu pula dengan pandangan hidupku yang juga diajarkan oleh kawanku Amir yang juga orang Madura. Bahwa saya tak pernah salut (kagum) pada orang pinter atau orang kaya. Aku hanya salut sama orang baik.
Dimanapun kita berpijak akan selalu ada orang jahat. Selalu ada iblis yang menyerupai manusia. Dan aku percaya. Di manapun kita berada – pasti ada iblis. Disurga sekalipun. Entah di Jawa, entah di Madura. Begitu juga sebaliknya. Pasti ada kebaikan dan malaikat di pelacuran sekalipun.
Aku tak pernah mengindahkan lelucon yang bernafas perpecahan. Tapi aku akan mengukir ugkapan ugapan yang bernafaskan kebaikan. Seperti yang di ungkapkan temanku bahwa dunia itu tak lebih besar dari bijinya salak. Dekatkan mata kita ke biji salak itu maka kita akan temui sekitar menjadi gelap gulita. Tapi ironisnya kita menjadi begitu buas, serakah dengan sesuatu yang tak lebih dari biji salak.
Kemudian ungkapan bila menungso iku akeh, tapi wong iku titik. Mergo sajatine menungso iku manunggaling roso(orang itu banyak tapi manusia itu sedikit karena manusia adalah perwujutan dan penyatuan rasa). Ya. Akan selalu kau ingat ungkapan kebaikan yang memotifasi kita untuk menjadi manusia. Sosok yang bisa memadukan antara akal dengan hati. Sosok yang bisa berbicara dengan hati. Bukan dengan kepentingan. Untuk itu dari hati aku bicara bahwa jangan kita mengkafir kan orang lantas meyahudikan kelompok. Atau jangan-jangan kita adalah intel dari yahudi. Manusia yang sembilan puluh sembilan persen Yahudi.

Citra Dara Vresti T
16 April 09

53 komentar:

Anonim mengatakan...

madura. madura. selalu menerbitkan aroma kontroversi yang mendalam bagi septaip yang mengamatinya.
seperti tulisan saudara citra ini saya akui sangat radikal.

mari tunjukkan sisi lain dari madura.

max nomdeplume

ganie mengatakan...

begitu banyak streotip tentang orang madura. streotip negatif menjadi ciri khas dari orang madura salah satunya ungkapan saudara2 yang mengatakan madura adalah yahudinya indonesia? saya harus tegaskan lagi, ketika anda berstatement seperti itu, apakah anda sadar dengan apa yang anda katakan?ketika suatu statement tidak didasari dengan fakta dan realita yang ada, sungguh suatu kebohongan yang menyesatkan.so kalau begini kita jadi tidak heran kalau kehidupan masyarakat indonesia bisa hancur lebur baik dari sisi politik, sosial dan ekonomi.mau gak hancur gimana wonk statement2 penting isinya hanya statement palsu? saya pernah membaca sebuah buku karangan mien ahmad rifai tentang mansuia madura. salah satu statementnya adalah bahwa tatanan kekeluargaan masyarakat madura tidak memihak kepada salah satu antara pihak bapak maupun pihak ibu.mereka menganut sistem netralitas sehingga kesetaraan dan keadilan akan dijamin.
pertanyaan saya lagi adalah apakah dengan statement anda tentang pencaplokan tanah itu mempunyai bukti kongkret?dan apakah anda dapat bertanggung jawab dengan statement anda tentang yahudi indonesia adalah madura?

Anonim mengatakan...

lucu. sebuah statemen yang justru menyesatkan ketiaka anda mengatakan madura adalah mutiara indonesia.

saya salut dengan saudara citra. ia ta? ya sepertia itu lah akalau tidak salah yang menulis artikel ini. pokoknya namanya perempuan gitu.

saya pada awalnya kagum dengan apa yang dia tuliskan tentang manusia madura dan menuliska tentang statemen saya dan temannnya tentang madura adalah yahudi indonesia. namun kegelisahannya menjadi tidak saya kagumi lagi ketika dia mulai menyangkal statemn saya. dia tampaknya mulai mengambil sisi aman agar dia tidak dimusuhi oleh orang madura karena dia tinggal di madura.

menurutku apa yangdiakukan orang madura di sampit itu kurang elas apa agi. kita tahu bahwa orang madura itusemena-mena dimanapun dia berada. sisi perdagangannya kotor. banyak kebsukan didalam caranya berdagang. apalagi besi tua.

saya jadi tidak mengerti apa yang salah dengan tulisan orang yang meyatakan madura itu baik. apa ada gangguan di otaknya.

sebenrnya realitas kebusukan orang madura itu disadari sendiri oleh orang madura. mereka memilih menyekolehkan anaknya di jawa sedini mungkin agar anaknya tidak menjadi seperti orang madura itu.

dan saran saya agar mas citra di beranikan dalam menuliskan dan tidak hanya mengambil zi zona aman. harus berani mengatakan yang dancuk itu dancuk. yang hitam itu hitam. anga ragu karena orang madura akn menikam siapa saja tanpa ragu.

salam pembebasan

wong semarang

ganie mengatakan...

wah lucu juga ya statement yang anda kemukakan. statement yang melihat dari sebelah mata tanpa melihat sisi yang lain. di dunia ini pasti ada 2 hal yang bertentangan, hitam putih, siang malam, atas bawah, baik buruk dsb.jika kita hanya melihat satu sisi saja, maka kita akan sesat oleh karena itu kita diberikan akal untuk berpikir.anda punya akal?jika punya berarti anda harus berpikir ulang. orang madura sebenarnya sudah capek dan jenuh dengan berbagai statement seperti yang orang kemukakan, tetapi mereka tidak akan pernah ambil pusing karena itu mereka anggap tidak benar.iya gak??????etos dan kerja keras serta cinta damai adalah milik orang madura.hehehehe

Anonim mengatakan...

lagi2 lagi anda yang kekanak-kanakan. pasalnya orang madura bosan dengan statemen miring tapi orang madura tak punya itukad baik untuk berubah agar tak menjadi yahudi di indonesia.

setali tiga uang

max nom deplume

Anonim mengatakan...

etos kerja keras dan cinta damai adalah kebohongan makin menjijikan bagi kami.

itu dusta.
pasalnya etos kerja yang baik itu etos kerja yang berlandaskan kejujuran dalam setiap tingkah laku dan perbuatan. dalm istilah yang di kenal dalam bahasa jawa itu seperti ini.
wong meduro iku solate jengkang jengking tapi kendel duso. solate iyo malinge iyo.

istilah kerennya adalah STMJ solat terus maksiat jalan

Anonim mengatakan...

STMJ (smt tujuh masih jomblo)
hahahaha.......................

mas udin

rotyyu mengatakan...

Kawan2 semua, saya dan beberapa teman blogger di Unijoyo mempunyai rencana utk mendirikan Komunitas Blogger Trunojoyo yg akan menjadi wadah bagi blogger2 di kampus utk saling berbagi. Mohon dukungannnya....

Anonim mengatakan...

omong tok meduro iku. asu

Anonim mengatakan...

sudah sudah sudah.

kita selesaikan secara intelektual.

mitha communication mengatakan...

ga ikut DJ tetep dapet tugas,,,
UUuh,,,,,,sebel!!!
katanya dibebas tugaskan,Ee tetep ae dapet tugas!!!
capek dech.....

Anonim mengatakan...

wah....dan lucunya lagi...orang madura kok sering membanggakan etos kerjanya. emang cuma suku madura doang yang punya etos kerja keras? tapi kok aneh ya...? orang madura yang membanggakan etos kerjanya tinggi itu...ternyata sebagian besar orang madura hidup melarat......!!!?? kaciaaaaan.........!?makanya pake logika sekelas intan buat melihat sesuatu....!

King of Ben mengatakan...

hmmm, rasanya tidak bijak jika kita hanya menilai orang madura dari 1 sisi saja, karena mayoritas orang madura yang ada di surabaya merupakan warga Madura yang berasal dari wilayah pesisir Madura yang notabene memang hidup berkekurangan dan kurang pendidikan. Istilahnya mereka mengadu nasib di Surabaya. Namun jika kita lihat mengenai Keraton Madura, bahasa yang mereka gunakan sangat berbeda dengan Madura yang kita temui di Surabaya. Budaya mereka juga sangat tinggi.
Semoga bisa jadi masukan buat rekan-rekan.

Anonim mengatakan...

meduro iku asu

Unknown mengatakan...

Jgn bilang madura itu asu donk,,,
Toleransi dikit lah,,
Tdk smw org madura sprt itu,,
Pelecehan ras itu namanya,,,

Ckckck

Lontar Madura mengatakan...

Lontar Madura, http://lontarmadura.com

Lengkap informasi tentang Madura

Anonim mengatakan...

memang betul. Madura kardi. Sak karepe dwe. Kebanyakan orang madura tak memperdulikan orang lain. Aq merantau di malaysia selalu pindah2 kerja. Orang madura sok jadi no. 1 sukanya suruh2 seperti bos. Padahal sama kulinya. Aq nggak tahan lalu berhenti. Pindah kerja... E.. Ketemu lagi orang madura. Sifatnya pun sama. Keras sok menang sendiri. Yang aq benci sekarang aq tinggal serumah dengan madura. Kardi betul. Omonganya besar banget tapi nggak sesuai kenyataan. Kalau temennya dapat rejeki lebih,. Dia langsung tlp dukon dikampung biar semua orang welas asih. Sikit2 tlp dukon. Kalau dibilangin mbantah. Sok benar sendiri. Sak karepe dwe. Aq mau usir pun takut... Sebab sikit2 tlp dukon. Apa yang aq nggak suka mau tak tegur,. Mulutq mau ngomong kayak dikunci. Cuma bisa jadi ndongkol di hati. Bukannya njelek2in sih... Ni kenyataan bener yg aq alami selama 7th lebih kenal orang madura kebanyakan sifatnya sama.

BayaNetz mengatakan...

ealah,,,kacong tukang bacot iku tahh,,!! kenapa madura gak mendirikan negara sendiri yaa,,?? namanya negara inggrish temor

Anonim mengatakan...

hahahahahahaha.,.,.
Curhat niyeeee, kasihan kali hidup kau.,.,
hahaahahahahahaha
mati saja lah kau

Anonim mengatakan...

ea ga salah emang sifat nya rakus hanya mementingkan diri sendiri selalu merugikan orang lain.

Anonim mengatakan...

mati saja kau madura rakus yahudi indonesia

Anonim mengatakan...

GAK ADA ASAP KALO GAK ADA API ,,FAKTANYA BRO DIJAKARTA INI HAMPIR 100 PERSEN WARGANYA BENCI SEBENCI BENCINYA AMA SUKU MADURA INI ,,BANGSAT NAJIS INI EMANG UDAH SUPER KETERLALUAN TINGKAH LAKUNYA ,,DIKIT 2 MAEN BACOK,,MAEN KEROYOK,,MAEN SABET DARI BELAKANG, .....,GUA GAK HABIS PIKIR SAMA SUKU SATU INI,,..UDAH MERANTAU ,TRUS MAU NGUASAIN LAGI .....YANG GILANYA LAGI UDAH JELAS2 SALAH MASIH JUGA DIBELAIN POLISI YG BERDARAH MADURA ...APA GAK KACAU.......SEKARANG INI BANYAK ORMAS2 DI JAKARTA YANG MAU GABUNG DAN NYERANG ABIS2AN KANTONG2 MADURA DI IBUKOTA.........APA GAK ADA LAGI MADURA YANG BERPENDIDIKAN YG BISA NASEHATIN SAUDARA SESUKUNYA ITU AGAR SIFAT BURUKNYA DIUBAH ,, MINIMAL YA DIKURANGILAH SEDIKIT SIFAT AROGANNYA ITU ,,AGAR BISA HIDUP BERDAMPINGAN SECARA DAMAI .....WASAALAMM..

Anonim mengatakan...

wong yg pendidikan aja arogan ,apalagi yg gak sekolah..madura madura ,,apa sampit belum cukup....

Anonim mengatakan...

madura memang tabiatnya gk bisa lg diubah...selalu bikin onar dimana mana...sifat asli madura itu seperti kutukan ...gk bisa lagi diubah ....apa boleh buat ..sebaiknya jaga jarak saja kalau bertetangga sama suku madura

Anonim mengatakan...

madura itu binatang....ras iblis.....tunggu aja tanggal mainnya ..betawi akan jadi sampit kedua

Anonim mengatakan...

silahkan jalan2 ke surabaya,coba lihat pengguna jalan yang ugal2an dan suka maen klakson,berkendara maen selonong,berapa persen suku yang paling banyak opname di rsud dr soetomo,di rs haji surabaya.saya gak jelek2 in.nah itu buktinya.

Anonim mengatakan...

madura emang ras setan

Anonim mengatakan...

setan itu wujud aslinya ya orang madura sendiri

Anonim mengatakan...

madura lebih rakus dan tamak dari yahudi....suku ini paling sering bikin onar...seperti sudah jadi hobby....di cilincing jakarta aja sudah dua kali di hantam betawi...masih juga nantang...malah sekarang semua suku yg ada di jakarta dia tantang...betul2 gila itu orang madura...saya rasa kejadian di sampit dulu musti terulang lagi..agar madura bangsat madura ini betul2 kapok dan terbuka pikirannya

Unknown mengatakan...

Bagus neh info nya,Sereemmm juga kalo ada perang saudara sebangsa dan setanah air.semoga damai selalu.amien

Anonim mengatakan...

Kebetulan saya tinggal di sebuah kota di P,Jawa yg notabene mungkin setengah dari jumlah warganya adalah orang madura bahkan walikotanya orang madura. Kebetulan saya bukan orang madura dan ini kejadian nyata, yg saya gak habis pikir di dalam 1 kota, 2 kubu yg sama2 orang madura tp beda wilayah bisa bentrok, ujung2nya kita yg bukan oranng madura menjadi was2 akan kejadian ini. Mereka egois tidak memikirkan orang lain yg bukan dari sukunya, hanya karena kasus senggolan motor ujung2nya perang saudara sesama suku tp bukan di wilayah asal mereka.

Madri Esa Rahman mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Madri Esa Rahman mengatakan...

Sebagai orang madura saya sangat menyesalkan pendapat orang yang mengatakan bahwa Madura adalah yahudinya Indonesia.
Mereka pembohong besar, pendapatnya tanpa dasar. Mereka itulah pemecahbelah keutuhan dan kesatuan bangsa ini. Mereka pantas disebut yahudi atau kaum teroris.
Madura tidak sejelek yang mereka katakan. Suku Madura sangat menjunjung tinggi rasa kemanusiaan, ramah dan bermoral.
Jangan lihat Madura dari sample2 kecil. Karena di manapun, etnis manapun, yang namanya kejelekan dan kebaikan pasti ada. Makanya ... Jangan bicara madura jika belum kenal Madura yang sebenarnya.
Stop bicaramu wahai zionis yang sok pahlawan !!!

Anonim mengatakan...

madura di usir aja ..kalo merantau di tempat kalian...jangan di biarkan berkembang biak..karena nanti susah di tanganinya...ini suku madura terkenal akan keserakahannya...paling suka serobotin tanah warga...

GONDRONG KELANA mengatakan...

Lol

GONDRONG KELANA mengatakan...

ASU...

GONDRONG KELANA mengatakan...

Awas...tanah lu bakal gua serobot..asu

Unknown mengatakan...

Emang orang semarang lebih baik dari orang madura? Kalau Anda benar dengan perkataan Anda, apakah Anda mempunyai keinginan untuk berstatment sedemikian pada orang madura secara langsung? Saya asli Madura (tulen no campur). Jika demikian silahkan Anda bawa orang2 semarang dan berdiam di wilayah kami, agar sampean tahu seperti apa sih sebenarnya orang madura. Kalau Anda ingin mengenali kebaikan orang madura, maka baik baiki mereka. Mereka akan lebih baik menyambut Anda, dan jika Anda ingin tau kekasaran mereka, datanglah dengan kasar. Maka Anda akan mengenali kekasaran mereka. Krn orang Madura tergantung mereka yg menghadapinya! Ingat itu pak!.

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...

Statement miring mereka tentang orang Madura persis seperti orang buta yang meraba tubuh monyet yang kemudian berargument bahwa yang ia raba adalah manusia, atau sebaliknya. Jika menilai dengan mata tertutup atau buta, ketika memberikan persepsi, maka persepsi itu jelas bohong! Pada intinya, jika ingin mengetahui fakta tentang sesuatu, maka terjunlah mendatangi sesuatu itu dengan mata terbuka. Maka Anda akan menemukan fakta yang nyata berdasarkan bukti-bukti yang nyata Pula. Dan penilaian pada sesuatu tersebut haruslah di lihat keseluruhan, karna ketika Anda melihat tubuh manusia hanya dari bagian samping, maka yg ada Anda akan berpersepsi bahwa manusia hanya memiliki mata satu, pipi satu dan kuping satu dst. Begitupun menilai orang Madura, jangan hanya di lihat dari satu sisi, karna ada banyak sisi yang belum Anda ketahui tentang orang Madura, maka dari itu, agar penelitian Anda terhadap udaya oran Madura bernilai ilmiyah, alangkah baiknya Anda benelusuri seluk beluk madura ke akar-akarnya. Jek kareppeh tibih a nilai oreng Madureh tretan (jangan egois menilai orang madura kawan). Anda perlu fakta-fakta yang kongkret untuk menstatmentkan kebudayaan Madura dan orang-orang di dalamnya.

Me: Imam Farid Hasan
Adress: Sampang Madura Jawa Timur.

Unknown mengatakan...

Statement miring mereka tentang orang Madura persis seperti orang buta yang meraba tubuh monyet yang kemudian berargument bahwa yang ia raba adalah manusia, atau sebaliknya. Jika menilai dengan mata tertutup atau buta, ketika memberikan persepsi, maka persepsi itu jelas bohong! Pada intinya, jika ingin mengetahui fakta tentang sesuatu, maka terjunlah mendatangi sesuatu itu dengan mata terbuka. Maka Anda akan menemukan fakta yang nyata berdasarkan bukti-bukti yang nyata Pula. Dan penilaian pada sesuatu tersebut haruslah di lihat keseluruhan, karna ketika Anda melihat tubuh manusia hanya dari bagian samping, maka yg ada Anda akan berpersepsi bahwa manusia hanya memiliki mata satu, pipi satu dan kuping satu dst. Begitupun menilai orang Madura, jangan hanya di lihat dari satu sisi, karna ada banyak sisi yang belum Anda ketahui tentang orang Madura, maka dari itu, agar penelitian Anda terhadap udaya oran Madura bernilai ilmiyah, alangkah baiknya Anda benelusuri seluk beluk madura ke akar-akarnya. Jek kareppeh tibih a nilai oreng Madureh tretan (jangan egois menilai orang madura kawan). Anda perlu fakta-fakta yang kongkret untuk menstatmentkan kebudayaan Madura dan orang-orang di dalamnya.

Me: Imam Farid Hasan
Adress: Sampang Madura Jawa Timur.

Unknown mengatakan...

Statement miring mereka tentang meraka persis seperti orang buta yang meraba tubuh monyet yang kemudian berargument bahwa yang ia raba adalah manusia, atau sebaliknya. Jika menilai dengan mata tertutup atau buta, ketika memberikan persepsi, maka persepsi itu jelas bohong! Pada intinya, jika ingin mengetahui fakta tentang sesuatu, maka terjunlah mendatangi sesuatu itu dengan mata terbuka. Maka Anda akan menemukan fakta yang nyata berdasarkan bukti-bukti yang nyata Pula. Dan penilaian pada sesuatu tersebut haruslah di lihat keseluruhan, karna ketika Anda melihat tubuh manusia hanya dari bagian samping, maka yg ada Anda akan berpersepsi bahwa manusia hanya memiliki satu mata, satu pipi dan satu kuping dst. Begitupun menilai orang Madura, jangan hanya di lihat dari satu sisi, karna ada banyak sisi yang belum Anda ketahui tentang orang Madura, maka dari itu, agar penelitian Anda terhadap udaya oran Madura bernilai ilmiyah, alangkah baiknya Anda benelusuri seluk beluk madura ke akar-akarnya. Jek kareppeh tibih a nilai oreng Madureh tretan (jangan egois menilai orang madura kawan). Anda perlu fakta-fakta yang kongkret untuk menstatmentkan kebudayaan Madura dan orang-orang di dalamnya.

Me: Imam Farid Hasan
Adress: Sampang Madura Jawa Timur.

Unknown mengatakan...

Statement miring mereka tentang meraka persis seperti orang buta yang meraba tubuh monyet yang kemudian berargument bahwa yang ia raba adalah manusia, atau sebaliknya. Jika menilai dengan mata tertutup atau buta, ketika memberikan persepsi, maka persepsi itu jelas bohong! Pada intinya, jika ingin mengetahui fakta tentang sesuatu, maka terjunlah mendatangi sesuatu itu dengan mata terbuka. Maka Anda akan menemukan fakta yang nyata berdasarkan bukti-bukti yang nyata Pula. Dan penilaian pada sesuatu tersebut haruslah di lihat keseluruhan, karna ketika Anda melihat tubuh manusia hanya dari bagian samping, maka yg ada Anda akan berpersepsi bahwa manusia hanya memiliki mata satu, pipi satu dan kuping satu dst. Begitupun menilai orang Madura, jangan hanya di lihat dari satu sisi, karna ada banyak sisi yang belum Anda ketahui tentang orang Madura, maka dari itu, agar penelitian Anda terhadap udaya oran Madura bernilai ilmiyah, alangkah baiknya Anda benelusuri seluk beluk madura ke akar-akarnya. Jek kareppeh tibih a nilai oreng Madureh tretan (jangan egois menilai orang madura kawan). Anda perlu fakta-fakta yang kongkret untuk menstatmentkan kebudayaan Madura dan orang-orang di dalamnya.

Me: Imam Farid Hasan
Adress: Sampang Madura Jawa Timur.

Anonim mengatakan...

madura anjing...gk ada orang suka gaul sama madura...suku bangsat..doyan ngewe..doyan maling...bikin onar dimana mana..rakus tamak serakah..itulah karakter asli madura

Anonim mengatakan...

Buat penulis : sampean mahasiswa kan? Statetmen yang anda ungkapkan apakah membunyai bukti kongkret? Kalau tidak saya sarankan sampean kembali ke TK saja. Dan tempat anda menempuh kuliah juga di madura. Kalau bicara dijaga jangan asal sepeti itu.
Buat semuanya yang berkomentar kurang enak: sampean punya kaca tidak di rumah ? Yang gak tau adab dan sopan santun kami orang madura atau sampean? Terus kalau sampean berkomentar seperti itu yang kelihatan BUSUKNYA kami atau sampean ? Jangan pernah menilai sesuatu hal hanya dari segelintir orang madura yang merantau.
Kalau sampean ingin tahu mengenai madura, saya undang sampean main ke rumah saya (anak madura asli ).
Kalian baik pada kami maka kami akan lebih baik pula.

Anonim mengatakan...

saya menghimbau untuk orang madura,sebaiknya suku mu jangan lah merantau ,carilah penghidupan di pulau mu sendiri,agar tidak terjadi konflik dengan warga lokal.tau dirilah sedikit,madura kan paling sering bikin masalh di kampung orang

Anonim mengatakan...

saya menghimbau untuk orang madura,sebaiknya suku mu jangan lah merantau ,carilah penghidupan di pulau mu sendiri,agar tidak terjadi konflik dengan warga lokal.tau dirilah sedikit,madura kan paling sering bikin masalh di kampung orang

Anonim mengatakan...

setuju tuh...madura jangan di biarkan merantau,bikin pusing aza

Anonim mengatakan...

Sy baru pindah ke malang tptnya daerah gadang. Dan sy kaget trnyata tetangga sy rata2 madura. Duh serasa gak d hargai kami tgl dsni mntang2 kami hnya ngontrak krna sy lg tugas belajar s3. mereka kalo lg ngmpul rame liat kita kayak mw di makan padahal kalo lewat kita ud pamit. Blsny senyum aj gak ngmongnya teriak2 pke bhasa madura. Sekalinya bikin hjatan gede depan rumah keluar masuk teras rumah seenaknya gak permisi dulu kek. Parahnya lagi beberapa minggu stlahny ada yg mati di carok sesama madura karna wanita. duh punten skli lg bwt suku madura kalo knotasinya negatif sy bnr2 mrasakan beda wktu sy tnggal d lingkungan jawa mreka sgt ramah dan welcome.

Unknown mengatakan...

Aduuhh diSidoarjo pasar² pnghuninya pada madura semua tuh.. Pusing gw!!

Anonim mengatakan...

Di Surabaya Meduro Bangsat Semua !

Anonim mengatakan...

Wis dasare koyok ngono jarno wae, nek disindir jare rasis. Tapi kelakuan ne yo ngerti dewe, pengen bukti. Dah banyak buktinya, dalan digawe dodolan. Nek diusir jare iki tanahe Gusti Allah.
Asal ada jemuran nangkring dan gak ada yang protes besok pasti sudah jadi bedak atau lapak jualan.
Lihat tuh jalan Demak ama Dupak sdh berhasil ditetapkan bu Risma, usaha yo usaha tapi bondo Lek.Gak nggawe aturan dewe.
Yang mau protes atau adu argumen silahkan, asal gak ngawur.

Gacor mengatakan...

Yakin . Kasar nya orang madura .ane asli kalimatan nih

Posting Komentar

 
Powered by Blogger